Senin, 07 Agustus 2017

Bagaimana saya bisa mengatasi tantrum pada anak-anak

Bagaimana saya bisa mengatasi tantrum  pada anak-anak


Bagi Bunda  yang tiba-tiba marah dengan ekspresi yang tidak biasa seperti tergeletak di lantai, teriak berteriak, menendang benda yang ada disekitar Bunda . Ini disebut angin melayang, kejadian alami pada anak-anak dari 15 bulan sampai 4 tahun. Sikap dalam bentuk ketidaksenangan pada objek atau lingkungan. Secara umum, angin sepoi-sepoi dapat dibagi menjadi tiga jenis: Di bawah 3 tahun sering diungkapkan dengan menangis, memukul, berteriak, menendang bahkan dalam kasus yang parah, tembakan di kepala bergelombang ke dinding. Yang kedua pada usia tiga sampai empat tahun dengan ekspresi amarah yang diungkapkan oleh puisi, janken, bahkan mengkritik stamping kakinya. Yang terakhir adalah pada usia 5 tahun dengan kritik diri, bahkan kerusakan lebih parah pada benda-benda di sekitarnya.

Penyebab disfungsi melibatkan penyumbatan keinginan anak Bunda  untuk mendapatkan sesuatu, jika gagal memenuhi keinginannya maka anak Bunda  cenderung mengemukakan beberapa ungkapan tantrum , namun penyimpangan tersebut dapat disebabkan oleh ketidakmampuan untuk mengungkapkan keinginan pada anak Bunda . Sehingga anak Bunda  membutuhkan Bunda  untuk memahami sementara berikut ini adalah kebutuhan yang dialami oleh anak Bunda  sehingga pelepasan stres yang mereka alami. Contohnya adalah saat anak Bunda  diajak melakukan perjalanan yang jauh dan melelahkan, tiba-tiba sesuatu yang tidak dipahami sesuai keinginan Bunda . Akhirnya, whirring menyebabkan orang tuanya mengasuh anak yang menjadi penyebab tantrum  anak Bunda  terkena serangan karena dimanjakan dan didapat atas penolakannya. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah mengasuh orang tua. Pengasuhan bisa berarti bahwa perlakuan orang tua sangat mendasar. Untuk memperhatikan hal tersebut adalah perilaku teladan oleh orang tua anak, maka anak Bunda  akan mengikuti kebiasaan Bunda . Selain itu, kesadaran diri mengacu pada mempromosikan anak-anak dalam perilaku sehari-hari mereka terhadap nilai-nilai moral. Yang terakhir tapi yang tak kalah penting adalah komunikasi antara Bunda  dan anak Bunda . Orang tua akan berkomunikasi dengan baik dalam pembentukan hubungan dengan anak mereka untuk mencegah ungkapan seperti disfungsi pada anak.

Sejauh Bunda  khawatir dengan menghilangkan tantrum  anak Bunda  , Bunda  dapat melakukan beberapa hal berikut:

1. Sebagai orang tua, istirahatlah di hadapan anak-anak Bunda  yang seharusnya hanyut.
2. Bunda  bisa mengabaikan anak-anak Bunda  sampai tantrum  lenyap, memberikan peringatan tegas (tanpa amarah) tentang peraturan yang disepakati.
3. Hindari bercBunda  dengan anak Bunda , semakin baik Bunda  memeluk anak Bunda  dengan pelukan.
4. Temukan alasan untuk membuat marah anak-anak Bunda  sehingga Bunda  bisa memberikan pernyataan yang benar.
5. Bunda  seharusnya tidak menyerah jika anak Bunda  marah karena anak akan melakukan hal yang sama jika menginginkan sesuatu.
6. Berhentilah memberi anak Bunda  hadiah saat dia akan menghentikan tantrum nya.
7. Bunda  dapat mengirim anak-anak Bunda  untuk marah pada hal-hal yang positif.
8. Bunda  bisa menyingkirkan benda-benda berbahaya dari mendapatkan sekitar anak Bunda , yang marah.
9. Bunda  perlu melakukan komunikasi terbuka dengan anak-anak dan pujian saat tantrum nya selesai.

0 komentar:

Posting Komentar